Impressing Bali (part 2)

Senin, 14 Februari 2011

Iya iya saya tahu ini benar-benar terlambat. Selang waktunya lamaaaaaaa buangeeet sama part 1. Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. OK? OK?
Next, setelah kemarin main-main ke Bedugul dan nonton tari Kecak, hari kedua di Bali seputar pantai deh kayaknya. Belanja di Krisna, Garuda Wisnu Kencanya (err... ini sama sekali bukan pantai sih), Pantai Dreamland, Pantai Kuta, dan Museum Jangkrik menunggu kami.

Belanja di Krisna
Seru sekali~
Belanja disini tergolong murah dengan barang yang komplit plit plit. Mulai dari makanan, sabun, aksesoris, baju, kaos, lulur, kain, kudeng (iket kepala orang Bali itu loh), dan lain-lain. Lagipula kita nggak usah repot-repot nawar. Krisna ini semacam swalayan gitu deh, bukan pasar. =)

Garuda Wisnu Kencana
Belum ada perubahan bentuk yang signifikan dari waktu saya kesini dulu. Sempat pernah dicat warna ijo kan? Sekarang malah catnya agak luntur.






Pantai Dreamland yang Agak Mengecewakan
Yang menarik cuma pasirnya yang putih dan image-nya sebagai kepunyaan Tommy Suharto. Sudah, titik.

Airnya nggak sejernih di Kuta dan akses menuju kesana agak ya susah.

Kampung Untuk Tamu Asing
Hayo bisa nebak apa maksudnya nggak?

Ya, betul~! Kuta ternyata singkatan dari Kampung Untuk Tamu Asing. Seperti biasa kalau kita mau ke Kuta, parkir bis dulu di central park terus naik angkutan deh. Syik asyik asyik~!

Pasirnya nggak putih sih (hitam malah), tapi airnya subhanallah jernihnya. Apalagi sunsetnya, kakkoii~ Sayang saya menikmati sunset sambil ngantri di pemandian. Hihihi.

Ngomong-ngomong tentang pemandian, hiks, mengerikan. Jadi sistemnya bilas di luar dan ganti baju di ruangan sempit gitu. Bilas di luar itu sangat mengerikan, apalagi ditambah pengantri di belakangmu adalah anak-anak cowok. TIDAAAAAK! Kayaknya waktu itu bisa dibilang saya wudhu, bukan bilas. 

Saya tidak tahu apakah ada tempat mandi yang lain atau tidak, yang jelas mandi waktu itu tidak maksimal. Apalagi ditambah saya tidak bawa baju cadangan. Niatnya sih nggak nyebur, tapi Rhona, Erma, Ina, Fajar, dll narik saya sampai ke laut. Dasar! Akhirnya saya beli rok tipis panjang di pantai. -___-

Dan tahu tidak, waktu saya diceburin ternyata masih ada headset di kantong celana! Waduh. Untung deh nggak rusak. Produk Noki* memang beda. Haha.

Museum Kartun
Masih di daerah Kuta, tepatnya di Sunset Road, ada toko kaos bernama Jangkrik 85. Unik loh...

Karena harganya yang mahal, err... nggak dulu deh.

Last Destination
Hari ketiga di Bali, tinggal satu tempat lagi nih. Tanjung Benoa. Yeeei~
Karena letak hotel sudah di Nusa Dua, tak perlu lah lama-lama di perjalanan.


Karena takut diceburin lagi, kabur ke Pulau Penyu aja ah.


Ini Pulau Penyu.


Dulu saya pernah prihatin dengan keselamatan penyu. Dan huaaah~ impian saya betemu penyu akhirnya tercapai.


Pantai Benoa itu best of the best pantai di Bali deh. Pasirnya kuning dan enak buat main. Air lautnya juga lebih jernih dari Kuta.

That's! Budayanya, kerukunan antar umatnya, dan keindahannya menarik saya. Impressing island for me.

Btw, kalau ditanya mana tempat yang paling berkesan di Bali, saya pilih hotel. Hehehe, bukan kenapa-kenapa, tapi disitu tempat yang bisa lebih mengakrabkan dengan teman-teman.

There’s something crazy about this day
Like I’m walking on a trampoline
I couldn’t get much higher


So if I ask you, would you stay
‘cause you remind me of a ballerina dancing on a wire

And I don’t ever want to say goodbye
I just want to steal this moment
Right away from time
(David Archuleta - Parachutes and Airplanes)

-anggi-
15-2-2011
12:02 PM


0 komentar:

Posting Komentar

 

2009 ·Semanggi 4 Jari by TNB